Ngewe Pacar Bule di Bali, Pasrah Mau di Puasin
Adult Orbit
42 SubscriberNgewe Pacar Bule di Bali, Pasrah Mau di Puasin Namaku Rani, seorang content creator dari Jakarta yang memutuskan untuk healing ke Bali setelah burnout kerja. Siapa sangka, pulau dewata ini bukan hanya menawarkan pantai indah dan sunset magis, tapi juga mempertemukan aku dengan James—seorang traveler asal Australia.
Pertemuan kami begitu sederhana: kami sama-sama antre di warung nasi campur di Ubud. Dari obrolan ringan tentang makanan, berlanjut menjadi jalan-jalan sore ke Monkey Forest, hingga akhirnya jadi teman jalan selama di Bali.
James berbeda dari pria-pria yang pernah aku kenal. Dia santai, suka yoga pagi, dan terbiasa menyapa siapa saja yang ditemuinya. Aku yang awalnya canggung dengan bahasa Inggris, mulai merasa nyaman. Kami saling mengajari—aku mengenalkannya pada budaya lokal, dia mengajarkanku tentang mindfulness dan kejujuran dalam komunikasi.
Ngewe Pacar Bule di Bali, Pasrah Mau di Puasin Suatu malam, kami duduk di pinggir pantai Seminyak. Hanya berdua, ditemani suara ombak dan langit penuh bintang. James menggenggam tanganku dan berkata, “You make this place even more beautiful.”
Saat itulah aku merasa hubungan ini bukan sekadar liburan cinta. Ada koneksi yang dalam—emosional dan spiritual. Malam itu, kami tak hanya berbagi tawa dan pelukan, tapi juga saling membuka hati.